Uniquely 30



Hari ini, 30 hari yang lalu…
aku menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di kantor baruku.
Hari ini, 30 hari yang lalu…
aku berkata pada diriku sendiri untuk memulai karir baru dengan semangat dan usaha yang jauh lebih baik.
Hari ini, 30 hari yang lalu…
Aku menaruh harapan besar pada perusahaan baru dan juga tentu saja pada diriku sendiri.

Dan hari ini, setelah 30 hari berlalu…
Aku amat bersyukur akan segala hal yang aku alami.
Aku percaya kantor baruku ini merupakan bagian dari rencana terbaikNya bagiku.
Tak ada rasa sesal karena aku yakin segala sesuatu akan menjadi lebih baik, saat aku percaya pada Dia.

Hari ini, 30 bulan yang lalu…
aku mengucapkan kata IYA pada seorang pria.
Hari ini, 30 bulan yang lalu…
aku berkata pada diriku sendiri untuk mencintai dia apa adanya.
Hari ini, 30 bulan yang lalu…
Aku percayakan hatiku ini padanya.

Dan hari ini, setelah 30 bulan berlalu…
Aku amat bersyukur akan banyak hal yang kulalui bersamanya
Aku percaya dia adalah seseorang yang telah Dia siapkan bagiku.
Tak pernah sekalipun ada rasa sesal karena memilihnya.


Aku tak pernah berhenti merangkai rencana di dalam hariku.
Tak jarang egoku mendominasi dan berharap segala sesuatu harus berjalan sesuai rencanaku.
Tapi aku terus belajar bahwa yang terbaik hanyalah rencanaNya.
Aku belajar bahwa yang terbaik adalah kehendakNya
Dan hari ini aku semakin percaya bahwa Dia selalu menyediakan yang terbaik.
Bahkan tanggal, hari, jam pun dia rangkai dengan indah…

Terima kasih, Tuhan…
Untuk 30 hari pertama di kantor baruku.
Terima kasih, Tuhan…
Untuk penyertaanMu selama 30 hari aku bekerja.

Terima kasih, Tuhan…
Untuk 30 bulan pertama penuh cinta yang boleh kulalui bersamanya.
Terima kasih, Tuhan…
Untuk penyertaanMu atas kami selama 30 bulan mengarungi cinta ini.

I love you, Jesus…
I love you, Larry…

Comments

Popular Posts