Funny Little Things

Sebelum mulai bercerita tentang kota-kota cantik yang aku kunjungi selama 15 hari kemarin, ada sebuah kisah unik yang aku alami hari ini. Masih ada hubungannya dengan perjalananku kemarin, walaupun secuil.. :P

Di kantor, mungkin karena sudah terlalu akrab, sejak bulan lalu kami membentuk kelompok arisan. Total peserta 10 orang. Setiap tanggal 1 dan 15, dikocoklah gulungan-gulungan nama di dalam gelas transparan. Tentu saja di dalam kertas tersebut, tercantum nama-nama kami. Dan sebelumnya, setiap orang harus mengumpulkan uang sekian rupiah, yang nantinya akan diberikan kepada si pemenang.

Selepas liburan, aku baru masuk kantor hari Selasa kemarin, tanggal 28 Agustus. Di tasku hanya ada dompet berisi sisa mata uang Euro. Sama sekali tak ada rupiah. Dan aku belum sempat ke ATM.
Jadi dari hari Selasa sampai hari ini, aku berhutang sana sini hanya untuk jajan atau cemal cemil.. hahaha.. *hina.. :P
Aku belum sempat ke ATM untuk mengambil uang Rupiah. Jadi ketika tadi ditodong mengumpulkan uang arisan, aku hanya mampu menjawab, “Gue ga ada cash, nanti deh gue transfer ke si pemenang.”
Saat, untuk kesekian kalinya ditodong, “Udaa, gampang.. Pasti gue transfer kq, tapi ya kali aja gue yang dapet arisan nya. Jadi ga usa repot kan.. hahaha..”

Hanya gurauanku sambil lalu.
Tapi siapa yang menyangka kalau kata-kata dari mulutku yang terjadi.
Kocokan dimulai, keluarlah satu gulungan kertas.
Setelah susah payah dibuka, temanku berkata, “Huruf belakangnya A!”
Daann ternyata memang ‘VELISKA’ yang ada di gulungan itu.
Seketika merasa takjub.
Wow!
Maybe it’s just a little thing!
Tapi aku percaya bahwa Tuhan mengerti sekali loh…
Aku memang tak sempat ke ATM.
Aku sedang tak punya rupiah untuk membayar uang arisan dan juga utang printilan kepada teman-temanku.
Di saat aku tak punya Rupiah, tiba-tiba diberi banyak lembaran uang tersebut..
Wajah langsung berubah sumringah! Hohoho…
Veliska, si pemenang arisan…
(lumayan buat gantiin beli Euro kemarin.. hahaha..)

Sorenya, aku menjemput mami di sebuah mall. Emak-emak abis arisan di mall baru.. Gaya banget daahh.. hahaha.. :P
Begitu bertemu, si mami langsung cerita.
“Mami yang dapet arisannya. Lumayan deh..”
(lumayannya si mami sih gede bgt… 10 kali lipat jumlah uang arisanku.. hahaha..)

Aku sempat terbengong.
Hari ini hari arisan sedunia kali yah?
Koq aku dan mami bisa sama-sama menang arisan..
Hihihi..
Lucu lucu.. Masih tak habis pikir..
Antara naluri ibu dan anak, atau aku yang memiliki naluri ibu-ibu arisan.. hahaha..

Yang sangat pasti, tak ada suatu pun yang terjadi secara kebetulan.
Dia yang merencanakan setiap detil, setiap detik kehidupanku.. :)

15 days


I’m home!! :D
After 15 days
Amazing 15 days!

What I can say, Lord.. for You are truly AMAZING!
I’m so blessed and so very happy to be in this trip
Thanks, Lord for all things happened in these 15 days
For smile
Laugh
Happiness
Friendship
Togetherness
Blessing
Love
Joy
and many many more..
So many things I felt..
And those feelings still alive in my heart and will always be there..

For the next posts, I’ll tell ‘bout lots of those things, about this amazing trip..
So, wait ya, friends.. ;D
*masih mengumpulkan nyawa.. jetleg.. hehehe..

And....

Tomorrow will be the day..

Hip hiiippp hurrrraaaayyyyy!!

:D
:D
:D

This is what I called:
DREAM COMES TRUE

So very ExCiTeD!!!!

Kisah Sederhana


Secuil cerita yang tersisa dari hari ulangtahunku…
Mungkin apa yang akan kuceritakan sangat sederhana atau malah biasa saja. Tapi bagiku sendiri, cukup menyentuh hati.. hehehe..
21 Juli adalah hari ulangtahunku. Karena harus membagi perayaan dengan beberapa pihak, jadilah hari Minggu, tanggal 22 Juli, aku mengundang sahabat baikku untuk makan sore.. (tidak bisa disebut makan siang ataupun makan malam karena memang kami makan sekitar pukul 16.00.. hehe..)
Aku memilih sebuah restoran Jepang di Plaza Indonesia. Aku pun meminta sahabatku datang pukul 15.00. kupilih restoran tersebut karena memang makanannya yang lezat dan juga suasana restorannya yang nyaman.
Dengan plus plus ngaret akhirnya teman-temanku datang membawa kue lengkap dengan lilin menyala, daaannn suara nyanyian lantang ‘happy birthday’. Yang terakhir ini memang membuat mukaku merah padam. Bagaimana tidak, semua pelayan restoran tersebut ikut bernyanyi, bersama tepuk tangan mereka. Aduuuhhh… Rasanya sudah terlalu tua yah untuk dinyanyikan ‘happy birthday’ di tempat umum seperti itu.. hehehe.. Jadi saat itu, dengan sigap aku memalingkan mukaku ke tembok karena sangat jelas semua mata memandangku.. (hahaha.. pede abisss.. :P)
Ceremony kecil tersebut pun usai setelah foto bersama kue ulangtahunku. Kupanggil seorang waitress. Kumintai dia tolong untuk menyimpan kue ulangtahunku di freezer restorannya. Si mbak yang kupanggil pun menyambut kueku dengan sumringah. Badannya mungil, juga wajahnya yang masih terlihat imut.
Sore pun bergulir dengan menyantap hidangan khas Jepang lalu dilanjutkan dengan cerita-cerita dariku dan sahabat-sahabatku. Melepas rindu lebih tepatnya…
Mereka adalah teman semasa kuliahku. Lulus hingga sekarang, rasanya bisa dihitung dengan jari berapa kali kami bertemu. Dunia kerja telah menyita waktu kami. Kalau semasa kuliah hampir setiap hari bertemu, sekarang semua berbeda. Sebulan bahkan kami tak sempat bertegur sapa, sekalipun di dunia maya.. hehehe..
Berat menenteng kamera gede, rasanya tak puas bila perayaan ulangtahunku tak ditutup dengan jeprat jepret bersama.. :P
Kupanggil lagi seorang waitress, dan si mbak tadi yang kembali datang menghampiri. Wajahnya kembali sumringah ketika kuserahkan kamera gedeku padanya.
“Mbak, tolong fotoin yah,” pintaku.
Si mbak tersenyum dan langsung mengarahkan kamera kepada kami.
1… 2… chiiiiisss…
Pikirku, ‘gaya banget nih si mbak pake chiisss segala.. hahaha.. Gaul boo.. ;D
Setelah jepret pertama, “Sekali lagi yah..”
Kami serempak menyahut, “Wah, dengan senang hati, mbak.. Berkali-kali juga boleh..”
Jiwa asli kami pun menyembul keluar: narsis.. hahaha..
Setelah puas dengan hasil jepretan si mbak, kami pun kembali asik berfoto ria hingga akhirnya kami harus berpisah. Entah berapa lama lagi kami bisa berkumpul, mungkin saat ada event ulangtahun lagi.. Itu pun kalau aku diundang.. hahaha.. *ngarep.. :P

bersama sahabat... hasil jepretan si mbak.. :P

7 Agustus 2012
Lebih dari 2 minggu sejak celebration di Plaza Indonesia, aku pun mendatangi restoran yang sama. Restoran ini memang menjadi favoritku dan keluarga. Enak.. Recommended..
Tapi kali ini aku tak ke Plaza Indonesia.
Ada sebuah mall baru dekat dengan rumahku. Kota Kasablanka. Pernah mencoba? Hehehe
Mall yang masih dalam tahap finishing. Restoran Jepang tersebut sudah kuincar karena memang letaknya yang eyecatching. Setiap melintasi mall tersebut, nama restoran tersebut seakan menggoda.. hehehe..
Hari ini kali kedua aku ke Kota Kasablanka, sejak pertama kalinya beroperasi pada tanggal 28 Juli 2012. Dalam 10 hari, telah 2 kali aku ke mall baru ini.. :P
Kali ini bersama keluargaku untuk dinner di restoran Jepang favorit kami.
Mall raksasa nan megah, tapi belum banyak toko atau restoran yang buka. Jadi suasana masih sangat sepi. Pun dengan restoran ini. Aku pun masuk dan langsung menempati salah satu meja. Di depan pintu, aku disapa oleh seorang waitress.. “Moshi.. Moshiiii…
Aku pun duduk dan memesan Large Burger Mozaro. Sambil menunggu, kumainkan gadgetku hingga kusadari ada seorang waitress berdiri di meja sebelah. Awalnya dia seperti hendak merapikan kursi. Adikku yang sempat bingung dan berpikir betapa hebat restoran ini sampai letak kursi dan meja pun harus sangat rapi.. Tiba-tiba waitress tersebut membuka suara, “Mbak, yang langganan di Plaza Indonesia kan yah?” Aku memandangnya dan langsung ingat… “Oalaahh.. Si mbak yang di PI yah.. Pantes tadi pas masuk koq kayak pernah liat..”
Ternyata si mbak itu sengaja mendekati meja kami hanya untuk menyapaku. Dia, si mbak yang melayaniku saat perayaan ulangtahunku di Plaza Indonesia. Dia dimutasikan ke Kota Kasablanka.
Aku dan adikku berdecak kagum. Hebat sekali si mbak ini… Lebih dari 2 minggu, pastinya dia telah bertemu dengan ratusan orang. Dan dia masih mengingatku… Yaaa mungkin karena wajahku yang unik hingga mudah diingat atau memang karena saat di Plaza Indonesia aku merayakan ulangtahunku.. hehehe.. :P
Rasanya sangat wajar bila customer yang mengingat wajah pelayan atau pemilik sebuah toko atau restoran. Tapi si mbak ini sebagai pelayan, mampu mengingat tamu yang datang ke restorannya. Hebat!
Kalau saat di Plaza Indonesia aku meminta tolong dia untuk menjepret aku dan teman-temanku, kali ini kuajak dia berdiri di sampingku untuk berfoto bersama. Kuserahkan gadget pada adikku dan dia yang mengambil gambar aku dan Mbak Mega. Akhirnya kuketahui nama si mbak ini.. hehehe..
Tanpa malu dan ragu, dia langsung berada di sampingku, tersenyum kecil dan dijepret.. hehehe…
Aku pun tersenyum mengingat perjumpaan aku dan Mbak Mega. Ada sebuah rasa yang tak tergambarkan ketika mengetahui ada waitress yang masih mengingat tamunya dan tanpa sungkan menyapa kembali tamu tersebut. Mungkin hal yang sangat sederhana, tapi dari Mbak Mega aku merasakan adanya keajaiban kecil.. Di tengah dunia yang individualistis sekarang ini, aku tersadar masih ada kepedulian terhadap sesama. Belum lagi aku melihat kepolosan dan kesederhanaan darinya. 
Terima kasih, Mbak Mega.. Salut pada ‘si mbak ini’… ;D

inilah si Mbak Mega.. hehehe... :D

My Amazing Day


It’s August when I write this post…
Hampir 2 bulan sejak tulisan terakhir, jadi tak heran bila muncul rasa rindu yang besar begitu membuka tampilan blogku ini.
Sebenarnya cukup banyak hal yang ingin kutuliskan di sini, tapi yang benar-benar ingin kutulis sekarang adalah tentang hari spesialku…
My Birthday!!
Yippieeee…
Basi?? Memang agak sih..
Sudah lewat cukup jauh, tapi tak apalah.

21 Juli 2012…
Sekitar 2 minggu yang lalu..
Untuk berjuta kalinya, kembali aku merasakan berkat dan kasihNya yang begitu nyata. Hari ulangtahunku sudah pasti menjadi hari yang begitu penting dari keseluruhan hari di sepanjang tahun. Penting bagiku, tentu saja.. hehehe..
Kalau tahun lalu aku merasakan berkat melimpah di hari jadiku, kali ini pun demikian.
Rasa senang yang tak terperikan..
Umur nambah sih.. Jadi makin tua pastinya.. hehehe.. Tapi sama sekali tak kujadikan sebagai sebuah kekhawatiran. Sebaliknya, kunikmati hari ulangtahunku sambil merasakan bahwa begitu banyak orang yang mengasihiku.. Satu hari menjadi artis! hehehe..
Makin bersukacitalah aku karena 21 Juli jatuh di hari Sabtu.. Horraayy!!! My weekend was fulfilled with birthday celebration.. ;D
Waktu untuk merayakan hari spesialku menjadi begitu panjang..
Sabtu bersama keluarga, Minggu bersama sahabat, Senin bersama rekan kantor…
Dan bahkan 2 minggu setelahnya, aku masih meniup lilin ulangtahunku. Tahun ini aku memiliki 6 kue ulangtahun! (semoga tak membuatku menjadi cepat bertambah tua karena meniup terlalu banyak lilin.. hahaha..)
Dari jumlah kue ulangtahun itu saja, aku tak bisa berhenti mengucap syukur. Kesempatan yang luar biasa, Tuhan.. Saat di luar sana banyak orang yang begitu ingin meniup lilin ulangtahunnya, aku diberi kesempatan berkali-kali untuk merayakan ulangtahunku. Can’t stop giving thanks to You, my Lord!
Yang membuatku semakin takjub adalah kehadiran orang-orang yang terkasih. Karena Dia yang telah memilih mereka satu per satu untuk mendampingiku menjalani kehidupan ini. Karena Dia mengetahui, orang-orang pilihan inilah yang akan membuatku menyadari tentang keindahan hidup. Thanks, Lord for everyone you’ve put in my life.. Mereka telah mendiami satu per satu ruang di hatiku, mereka terlalu berharga..

This is about my special day… :D



Bahagia? Tak perlu ditanyakan lagi..
Lebih dari bahagia.. :D
Lalu aku pun menyadari banyak hal di luar itu semua.
Hari jadiku bukan tentang banyaknya kue atau lilin yang kutiup. Bukan pula tentang banyaknya kado yang kuperoleh. Atau bukan tentang restoran yang telah kujadikan tempat perayaan.
Ulangtahunku adalah saat aku berusaha menjadi sosok yang lebih baik dari hari-hari di belakang.
Ulangtahunku menjadi saat aku semakin menyadari berkat dan kebaikan Tuhan. Walaupun kadang aku merasa waktu berlalu dengan begitu cepat, aku sangat bersyukur atas kebaikan Dia di setiap waktu.
Ulangtahunku bukanlah saat di mana aku menghitung selisih angka tahun lahir dan tahun yang ada sekarang, lalu kemudian memusingkan hal tersebut.. Sayang sekali kalau kuhabiskan hari hari istimewaku dengan merenungi digit angka yang bertambah satu.. hehehe..
Ulangtahunku menjadi begitu berarti saat aku mampu tersenyum, menyadari ada satu hari indah yang Dia sediakan untukku di tengah hari-hari penuh berkat lainnya.

Terima kasih, Tuhan..
Atas keindahan kasihMu… Atas kebaikanMu..
Di setiap detik hidupku.

Tak henti kubersyukur atas setiap apa pun yang aku miliki sekarang.. karena itu semua yang terbaik.. :) 

Apply Visa Taiwan dan Visa Cina

Masuk ke negara Tirai Bambu bukan pertama kalinya bagiku. Tahun 2002 dengan mengikuti tour, untuk pertama kalinya aku ke Cina. Karena ikut ...

Popular Posts