Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2011

Tak Pernah

Tak pernah kupinta dilahirkan seperti ini…
Tak pernah kumohon tinggal di tempat seperti ini… Tak pernah kuingin hidup tak menentu seperti ini… Kupandangi dinding rumahku, mungkin tak layak disebut dinding. Sekat tipis sepertinya lebih cocok. Sekat yang melindungiku dari panas dan hujan, meskipun di siang hari akan membuatku kepanasan dan di waktu hujan akan menambah suara berisik yang mengganggu. Tak pernah kutahu bentuk gembok pagar karena nyatanya memang tak pernah kubutuhkan benda itu di rumah sangat sederhanaku ini. Jangan berharap ada pembagian ruang yang jelas di rumah ini. Hanya ada satu ruang yang dipakai untuk semua kegiatan. Bahkan anak-anakku harus dimandikan di depan rumah, tanpa pintu, dan pasti dilihat semua orang yang melintas. Ya, inilah rumahku, rumahku bersama keluarga. Aku, istri, dan 4 orang anak yang masih di bawah 10 tahun. Tak berani kuharapkan lebih dari apa yang kumiliki saat ini. Walau hanya memiliki rumah bersekat seng dan tak berpintu, aku sangat bersyukur. Walau ‘r…

Terimakasih, Kawan..

Mungkin ini jalan cerita kita… Melalui waktu yang teramat singkat dalam kebersamaan. Ingin rasanya memohon agar diberi waktu yang lebih panjang,
untuk kita terus merangkai cerita. Kita pernah melompat dalam tawa,
berlari dalam suka, bercanda dalam bahagia. Ah, semua itu terlalu indah untuk diakhiri… Rasanya masih terlalu sedikit kisah yang pernah kita rangkai. Aku tak pernah mengerti tentang arti mengucap ‘selamat tinggal’ sampai akhirnya saat ini tiba. Saat di mana semua harus kita sudahi setelah waktu teramat singat yang harus berlalu. Sedih? Ummm… Bisa dibilang seperti itu.. Kehilangan? Ummm… Sepertinya sangat… Tapi aku yakin hidup masih terus berputar hingga nanti ada saat di mana kita ‘kan berjumpa lagi. Terima kasih, kawan… Untuk waktu singkat yang tak mungkin kulupakan… Amat bersyukur untuk waktu dan kebersamaan kita. Setidaknya dalam waktu yang singkat ini, aku belajar banyak hal. Meski semuanya tak akan pernah sama lagi,
aku yakin kemarin kita telah melalui hari-hari berharga.

His Love

Kata orang, jelang seperempat abad memang waktu yang pas untuk menikah dan berkeluarga. Memang ternyata banyak temanku yang menganut paham seperti itu. Banyaaaaaakkk teman yang menikah di usia muda (setidaknya menurutku yaaa… hehehe..), antara 23 hingga 25 tahun. Yup… Bagiku masih terlalu muda untuk menikah di rentang usia 20an awal. Mungkin karena aku belum siap dan otakku yang masih dipenuhi main, main, dan main.. :D Mengurus diri sendiri dan menikmati hidup masih menjadi prioritasku ketimbang meladeni suami.. hehehe.. Tapi nyatanya tak semua orang sepertiku… Terbukti dari banyaknya wedding invitation dari teman-teman sepermainanku, yang artinya teman yang usianya sama denganku. Tak ada yang salah mengenai umur pas untuk menikah. Kapanpun pasti menjadi waktu yang pas bagi kita yang menjalaninya.. :) Pun saat satu per satu dari mereka menghasilkan buah hati nan imut.. Langsung berpikir, ‘gue sanggup ga yaa ngurus baby?’ hahahaha… Selama ini yang ada di pikiranku, ‘yaelaahhh.. ngurus diri …

Kasih Putih

Minggu lalu, aku mendengarkan radio favoritku. Menjelang tengah malam, rasanya sangat pas mendengarkan lagu slow…  Lumayan mengantarku ke gerbang mimpi.. hehehe.. Tiba-tiba kudengar sebuah lagu. Tak terlalu familiar, tapi pernah sangat lekat di telingaku. Aku terus memutar otak demi mendapatkan petunjuk di mana aku pernah mendengar lagu tersebut. Setelah beberapa saat akhirnya aku mendapat secercah ingatan. Aku pun melayang ke 1 dekade lalu… Yup.. Masa ketika aku SMP atau SMA. Tak ingat kapan pastinya. Tapi yang pasti telah 10 tahun setelah kudengar dan menyukai lagu tersebut.. (jadi bisa ditebak yah umurku sekarang.. hahahaha..) Lagu dari boyband dalam negeri. Aku bukan fans berat mereka. Aku hanya menyukai lagu mereka, terutama liriknya… Lirik dan iramanya yang membuatku jatuh cinta pada lagu ini. Aku lupa di mana pertama kali aku mendengar lagu ini. Yang aku ingat, saat itu aku tak pernah tahu pasti judul lagu ini. Hanya tahu penyanyiku. Aku cari-cari di internet, tapi tak pernah kete…

Arti Cinta

Aku yakin semua dalam rencanaNya..
Dia menempatkanmu di sampingku, untuk menemaniku dan melengkapi keterbatasanku. Dia menuliskan banyak cerita cinta tentang kita. Dia menjaga dan menggandeng kita melalui setiap detik perjalanan cinta ini. Dia ada saat terucap kata indah itu. Juga hari ini, 37 bulan setelah hari itu, aku yakin Dia tetap bersama kita.
Aku yakin dirimu adalah pilihanNya..
Kamu yang selalu ada bersamaku. Kamu yang menemaniku melalui tawa dan tangis. Kamu yang berkisah tentang mimpi dan harapan kita. Kamu yang mampu menerima apa adanya diriku. Kamu dengan cinta luar biasa yang tak pernah sedikit pun berubah sejak 37 bulan lalu.
37 bulan Waktu yang cukup panjang untuk menjalani ribuan kisah tentang senyum, canda, tawa, cinta, sampai tangis. Tapi waktu yang masih sangat singkat untuk bisa bersamamu. Aku ingin waktu yang jauh lebih panjang bersamamu.. Karena bersamamu, aku memahami arti CINTA.
HAPPY LOVELY DAY, DEAR LARRY… :)

Pengalaman Pertama

15 menit menjelang tengah malam, masih melotot di depan laptop tercinta… Memang seharusnya aku sudah terlelap. Tapi hari ini Sabtu!! Jadi tidurnya pasti jauh lebih molor daripada weekdays.. hehehe.. Di hari kerja biasanya aku baru terlelap sekitar pukul 00.00. Jadi ya saat weekend, ditambah 1 atau 2 jam.. ;P
Tadi jam 10 malam baru tiba di rumah, dengan dress pesta dan dandanan lengkap. Nope! Yang pasti bukan dari klub malam lah yaaa… Dugem bahkan belum dimulai.. hehehe..
Jadi, apa lagi kalau bukan KONDANGAN! ;) Kegiatan yang memang semakin sering kulakukan, walaupun tak sesering tahun 2010 kemarin.. Tapi tetap ada beberapa wedding invitation yang mampir padaku. Bosan?? Sangat! Pastinya sudah sangat hafal setiap prosesi pengantin, mulai dari perarakan masuk, potong kue, tuang sampagne, sampai acara lempar bunga. Dari yang sekedar jadi tamu undangan, sampai mupeng dan membayangkan aku yang mengenakan gaun putih berbuntut panjang nan berat itu.. hahahahaha… *curcol… ;)
Sebosan-bosannya, tetap kuus…