Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2012

Perempuan

Sehabis makan siang memang menjadi waktu yang paling tepat untuk si malas. Bahkan tanpa harus diundang, si malas akan dengan segera datang. Bagaimana tidak, siang bolong, kenyang menyantap hidangan siang, yang terlintas pasti tidur siang atau bermalas-malasan.
Itu pula yang sering aku alami di kantor. Semakin terasa memasuki pukul 2 atau 3 siang. Wuiiihhh… Rasanya ingin membeli pengganjal mata, bila ada yang menjualnya.. hehehe… Di tengah perjuanganku mempertahankan tingkat kesadaranku, aku memilih menutup telinga dengan earphone yang terhubung dengan radio favoritku. Giliran penyiar laki-laki yang bercuap-cuap menemani siangku hari ini.
Radio ini telah menjadi favoritku sejak sekitar 5 tahun lalu, saat aku masih duduk di bangku kuliah. Umm… Kalau ditanya alasan aku menjadi pendengar setianya, salah satunya karena lagu-lagunya yang pas dengan seleraku. Ditambah informasi yang seringkali bermanfaat dan seringkali berkaitan dengan kehidupan atau serba-serbi perempuan. Jadi tak heran ‘kan k…

First Time

There's always the first time for everything.. Pun saat aku melewati hari Senin kemarin. The very first time for me to be a Master of Ceremony. Bahasa kerennya MC…
Yup! Aku menjadi MC untuk acara Natal dan Tahun Baru di kantor. Tak tanggung-tanggung, aku harus berdiri di aula Gereja St. Yakobus, yang menurutku sangat luas. Aku juga harus berdiri di hadapan pemilik perusahaan beserta jajaran direksi.
Haiiisshhh… Kalau dipikir kembali, aku memang terlalu nekat menerima tawaran tersebut. Jujur, aku sama sekali belum pernah menjadi MC untuk acara apa pun. Walaupun bisa dibilang akrab dengan microphone karena telah sering menjadi worship leader, aku tetap tak percaya diri saat harus tampil menjadi MC. Ada rasa takut dan canggung menjelang hari H. Semua berawal saat telepon kantorku berbunyi. Seorang temanku dari departemen lain, tiba-tiba memintaku untuk menjadi MC. Pembicaraan di telepon itu berlangsung kilat karena dengan mudahnya aku mengiyakan permintaannya. Aku mau menjadi MC. Baru aku be…

Tak Perlu

Saat berpapasan denganmu, aku melihat senyummu. Tapi tak perlu kubertanya ada apa di balik senyum itu.
Saat menyapamu, aku mendengar ‘hai’ keluar dari mulutmu. Tapi tak perlu kubertanya ada maksud apa di balik sapaan itu.
Saat berbicara denganmu, aku mendengarkan semua ceritamu. Tapi tak perlu kubertanya tentang kebenaran cerita itu.
Saat bersamamu, aku menikmati keberadaanmu. Tapi tak perlu kubertanya apa yang sedang ada di pikiranmu.
Aku mengenalmu untuk sebuah niat yang baik. Aku menjalin hubungan denganmu untuk sebuah tujuan yang baik. Aku berteman denganmu untuk sebuah maksud yang baik.
Kehadiranmu merupakan berkat dalam hidupku. Jadi tak akan kurusak dengan pikiran buruk tentang dirimu. Aku berteman denganmu, berarti aku percaya padamu.
Tak perlu aku bertanya arti senyummu. Yang perlu aku lakukan hanyalah percaya padamu.
Tak peduli apa maksud di balik perkataanmu. Yang perlu aku lakukan hanyalah terus menjalin hubungan baik denganmu.
Tak perlu aku curiga pada sikapmu. Yang perlu kulakukan hanya me…

Fourty

Today, seven again… And it's our FOURTY!! :D :D :D Time really flies..
Happy Lovely Day, dear.. :)
Thanks for everything we’ve shared together. I’m sure those things will become the precious things to be remembered…
As precious as you in my life..